Muhammad Fikri Febrian, 14/09/2021
Peran Mahasiswa dalam Pengamalan Nilai-nilai Pancasila
Kewajiban warga negara adalah segala hal yang harus dilakukan oleh masyarakat kepada negara untuk memperoleh haknya. Kewajiban warga negara sudah tidak asing, karena dalam kehidupan kita selalu melaksanakan kewajiban warga negara. Kewajiban bernegara dibagi menjadi tiga bagian, yaitu kewajiban mematuhi peraturan dan hukum yang telah dibuat, kewajiban bela negara, dan kewajiban membayar pajak.
Seperti yang kita semua ketahui, Pancasila adalah sumber dari segala hukum dan peraturan yang ada di negara ini. Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia yang harus dijunjung tinggi oleh semua rakyat Indonesia. Selain merupakan ideologi bangsa Indonesia, Pancasila merupakan falsafah dan jati diri dari bangsa Indonesia. Tanpa Pancasila, tidak akan tercipta Undang-undang, Undang-undang Dasar, dan masih banyak lagi. Maka dari itu kita harus mematuhi dan mengamalkan nilai-nilai dari Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Pengamalan seluruh sila dari Pancasila juga harus dilakukan secara bersamaan, karena Pancasila adalah sebuah kesatuan yang utuh dan berkaitan. Setiap sila yang terkandung dalam Pancasila, memiliki butir-butir yang penting dimana setiap butir itu mewajibkan masyarakat untuk mengamalkan isi dari Pancasila pada kehidupan setiap masyarakat.
Segala tingkah laku dari mahasiswa harus dilandasi oleh Pancasila karena peran dan fungsi mahasiswa sebagai “Guardian of Value” atau penjaga nilai-nilai Pancasila. Sehingga mahasiswa harus bisa mengamalkan dan menjalankan nilai-nilai Pancasila dalam keadaan apapun. Peran dan aksi yang dilakukan mahasiswa dalam menegakkan Pancasila di negeri ini sudah banyak terjadi. Di masa pada saat ini, mahasiswa dapat mengharumkan nama bangsa dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila . bunyi sila pertama yaitu “Ketuhanan yang Maha Esa”. Sila ini jika kita amati secara mendalam ternyata memiliki banyak makna. Salah satu makna yang terkandung dalam sila ini adalah bangsa Indonesia mempunyai kebebasan untuk menganut agama dan menjalankan ibadah yang sesuai dengan ajaran agamanya dan mewujudkan kehidupan yang selaras. Pada sila ini, menjadi bukti bahwa Pancasila tidak mengharuskan rakyat Indonesia untuk menganut kepercayaan yang berasal dari satu agama saja. Terdapat 6 agama yang telah diakui secara resmi oleh negara Indonesia, antara lain yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
Sebagai seorang mahasiswa, kita harus wajib memiliki sikap toleransi terhadap agama dan kepercayaan lain karena Indonesia dipenuhi dengan beragam agama, ras, suku, dan bahasa. Kemudian ada sila kedua yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Pada sila ini rakyat memiliki unsur vital. Sila ini memiliki makna bahwa rakyatlah yang harus bisa menciptakan keadilan dalam hidup bersama sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Karena mahasiswa adalah bagian dari rakyat, maka mahasiswa juga harus bisa menciptakan kondisi dimana antar mahasiswa bisa menciptakan rasa keadilan.
Selanjutnya pada sila ketiga, yang berbunyi “Persatuan Indonesia”. Menurut saya, sila ini memiliki peran yang sangat vital pada bangsa Indonesia. Sebagaimana yang kita ketahui, bangsa Indonesia memiliki agama, suku, dan bahasa yang sangat beragam. Jika rakyat Indonesia tidak bisa menjaga persatuan dan kesatuan antar sesama rakyat, maka negara ini akan terpecah belah. Sikap persatuan dan kesatuan ini juga wajib dimiliki oleh setiap mahasiswa. Salah satu contoh peran yang dapat dilakukan oleh mahasiswa agar menjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan universitas adalah dengan menghormati sesama mahasiswa lain yang berbeda dengannya.
Selanjutnya ada sila keempat yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan”. Sila ini memiliki makna yaitu sebagai warga negara Indonesia kita memiliki hak, kedudukan, dan kewajiban yang sama. Walaupun memiliki hak masing-masing, kita sebagai mahasiswa sebaiknya harus memperhatikan kepentingan bersama. Karena itu kita harus melakukan musyawarah bersama dalam mengambil keputusan yang memiliki sifat untuk kepentingan bersama. Hal ini dilakukan agar bisa menghargai pendapat satu sama lain.
Dan yang terakhir ada sila kelima yang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Sila ini mempunyai makna bahwa kita diwajibkan menumbuhkan keadilan di negeri ini. Sama seperti dengan sila kedua, mahasiswa diharapakan dapat menciptakan keadilan di dalam lingkungan maupun diluar lingkungan kampus.
Dari penjelasan yang saya paparkan diatas, dapat kita simpulkan bahwa mahasiswa harus dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila pada setiap perbuatan dan aktivitas yang dilakukan oleh setiap mahasiswa baik diluar atau didalam lingkungan universitas. Jika mahasiswa tidak dapat mengmalkan nilai-nilai Pancasila, maka akan terjadi sebuah masalah yang terjadi antar mahasiswa.
Komentar
Posting Komentar